Jakarta,harian62.info -
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait memastikan seluruh alat pengendali banjir berfungsi optimal serta penanganan warga terdampak berjalan baik. Hal tersebut dilakukan saat ia meninjau langsung lokasi banjir di permukiman RW 01, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Senin (12/1/2026).
Iin menjelaskan, banjir di kawasan tersebut dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang cukup lama, sehingga menyebabkan meluapnya Kali Mookevart.
“Curah hujan yang deras dan berlangsung lama membuat debit air Kali Mookevart meningkat, sehingga terjadi limpasan ke permukiman warga,” ujar Iin di lokasi.
Untuk mempercepat penanganan, Pemerintah Kota Jakarta Barat bergerak cepat dengan mengoperasikan sejumlah pompa stationer, pompa mobile, serta pompa apung. Proses penyedotan air juga dibantu oleh Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat.
“Secara umum air sudah dipompa ke Kali Mookevart. Prosesnya memang bertahap dan membutuhkan waktu, namun kami optimistis genangan segera surut,” katanya.
Selain memastikan fungsi infrastruktur pengendali banjir, Iin juga memantau langsung kondisi warga terdampak. Ia menyebut sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing, sementara kelompok rentan seperti bayi dan lansia mendapat perhatian khusus.
“Ada beberapa warga yang perlu mengungsi, terutama bayi dan lansia. Mereka menjadi prioritas dalam penanganan,” ujarnya.
Iin mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik, seraya menegaskan bahwa pemerintah hadir bersama seluruh elemen masyarakat untuk menangani dampak banjir secara menyeluruh.
Sementara itu, Lurah Rawa Buaya, Junaidi, menyampaikan data sementara pengungsi. Sebanyak satu kepala keluarga (KK) yang terdiri dari dua perempuan, satu laki-laki, dan satu bayi berusia dua bulan mengungsi di Pos RW 01. Selain itu, lima KK lainnya yang terdiri dari empat balita, satu remaja, dan 14 orang dewasa mengungsi di Balai Warga RW 02 Rawa Buaya.
“Kami bersama ketua RW memfasilitasi pengungsi dengan bantuan kebutuhan dasar, khususnya untuk balita seperti pampers, susu formula, selimut, dan handuk. Kami juga berkoordinasi dengan Suku Dinas Sosial untuk bantuan lanjutan,” jelas Junaidi.
Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat memastikan penanganan banjir dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak terus dilakukan hingga kondisi benar-benar pulih.
(RA)

0 Komentar