SIMALUNGUN, Harian62.info -
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat Provinsi Sumatera Utara dipusatkan di Tugu Letda Sujono, Nagori Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Kamis (1/10/2026).
Upacara dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc. selaku pembina upacara. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, lembaga masyarakat serta warga sekitar.
Turut hadir Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Sugiarto, S.E., Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Agus Muchtadi Rangkuti, S.E., M.I.P., serta jajaran Forkopimda Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di kawasan Tugu Letda Sujono tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah yang melekat dengan kawasan Bandar Betsy sekaligus memperkuat nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pemersatu bangsa.
Pesan yang diusung dalam peringatan tersebut menekankan pentingnya menjaga keharmonisan di tengah keberagaman serta memperkuat persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kawasan Tugu Letda Sujono memiliki nilai sejarah bagi masyarakat Sumatera Utara. Karena itu, pelaksanaan peringatan di lokasi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengingat kembali perjalanan sejarah serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Kegiatan semakin semarak dengan keterlibatan berbagai elemen masyarakat. Organisasi kemasyarakatan, lembaga masyarakat dan warga sekitar turut hadir mengikuti rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi kegiatan pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga nilai persatuan dan keberagaman.
Melalui momentum tersebut, nilai-nilai Pancasila kembali ditegaskan sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sekaligus sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia.
(Hd.l)




