SIMALUNGUN,harian62.info -
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, pada Senin (18/05/2026), mendapat perhatian dari sejumlah warga terkait penggunaan arus listrik selama kegiatan berlangsung.
MTQ yang digelar sebagai ajang syiar Islam serta mempererat silaturahmi antar peserta dan masyarakat itu berlangsung meriah. Namun di balik suksesnya acara, muncul pertanyaan dari sebagian warga mengenai sistem instalasi dan sumber pasokan listrik yang digunakan selama kegiatan.
Sejumlah masyarakat menilai perlu adanya keterbukaan dari pihak panitia maupun pihak terkait agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Dugaan mengenai penggunaan arus listrik yang disebut tidak sesuai prosedur pun mulai menjadi perbincangan warga.
“Sebaiknya ada penjelasan resmi supaya masyarakat tidak bertanya-tanya. Kami hanya ingin semuanya transparan dan sesuai aturan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, sejumlah awak media dan lembaga sosial masyarakat dikabarkan akan melakukan penelusuran dan konfirmasi langsung kepada panitia penyelenggara maupun pihak terkait guna memastikan fakta sebenarnya di lapangan.
Masyarakat berharap kegiatan keagamaan sebesar MTQ dapat menjadi contoh pelaksanaan acara yang tertib, aman, dan mematuhi standar operasional, termasuk dalam penggunaan instalasi kelistrikan demi menghindari risiko keselamatan maupun polemik di kemudian hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari panitia penyelenggara maupun pihak PLN terkait dugaan tersebut.
(TIM)
.jpg)
0 Komentar